Sakit yang Menjadi Tanda Cinta Allah ke Hambanya, Kata Ustad Adi Hidayat

Ustadz Adi Hidayat kemudian meninggalkan pendapat dokter itu dan beralih kepada Allah.

“Jadi kalau ada orang berobat, dikatakan oleh dokter ‘ini sudah tidak bisa, ini mustahil’ ini tanda pertama berarti sedang dicintai oleh Allah,” jelasnya.

Jika demikian maka Allah menginginkan seorang hamba langsung mendekat padaNya tanpa perantara manusia lainnya.

“Maka malam itu saya tempelkan tangan di tembok, tayamum, lalu bermunajat kepada Allah,” kata Ustadz Adi Hidayat.

“Ya Allah, hambamu mengatakan mustahil saya mendapat kesembuhan, sedangkan engkau mengatakan dalam Quran ‘ketika orang mengatakan mustahil maka minta kepadaKu yang tidak punya sifat mustahil,” sambungnya.

Baca Juga:  Insyaallah Juara! Uu Ruzhanul Lepas Kafilah MTQ Jabar ke MTQ Tingkat Nasional 2022

Besoknya, dokter yang biasanya datang terlambat, dia datang lebih awal.

“Ketika dia datang dia ketok pintu dulu, tidak seperti biasanya, lalu mengucap salam,” jelas Ustadz Adi Hidayat.

Di hari keempat itu dokter tersebut memanggilnya ustadz dan dia kaget serta terheran-heran dengan kondisi UAH.

“Seharusnya ustadz naiknya (trombosit) tiga hari lagi, ustadz ini banyak doanya,” kata si dokter.

Akhirnya dokter itu mempelajari satu hal tentang janji Allah, bahwa tidak ada yang mustahil.***