Pemerkosaan Santriwati Terjadi di Boarding School, Wagub Jabar Akan Bentuk DPP, Ini Penjelasanya

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, di Hotel Intercontinental Pondok Indah, Jakarta, Senin (13/12). (Foto: ist)

POTENSINETWORK.COM – Wakil Gubernur Jawa Barat (WagubJabar), Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan, Pemda Provinsi Jabar berencana membentuk Dewan Pengawas Pesantren (DPP) dengan melibatkan banyak pihak, mulai dari Kementerian Agama, kiai, hingga ormas Islam.

Menurut dia, DPP akan dibentuk melalui anggaran APBD Provinsi sebagai wujud komitmen Pemprov Jabar.

“Bukan berarti kami tidak percaya, tapi kami dengan penuh rasa taqdim (mendahulukan) atas nama pemerintah, demi kebaikan bersama, dan sebagai langkah kami akan membuat DPP yang tergabung dalam Majelis Masyayikh,” katanya, di Hotel Intercontinental Pondok Indah, Jakarta, Senin (13/12).

Baca Juga  Optimal Mengabdi kepada Ilmu, Rakor GTK Bahas Kesejahteraan Guru

Selain DPP, lanjut dia, Tim Layak Santri pun harus menjadi prioritas.

Tim tersebutia jelaska, nanti bersiaga di masing-masing pondok pesantren (ponpes) guna memastikan sarana dan prasarana ponpes layak dan mumpuni dalam penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar.

“Karena tidak menutup kemungkinan, kalau sarana dan prasarana tidak layak, maka takut ada hal-hal negatif dari kejadian-kejadian yang sudah,” ujarnya.

Adapun rencana strategis ini, kata Uu, dibahas dan diputuskan bersama perwakilan dari setiap kabupaten/kota di Jabar.

Dijadwalkan, rapat pembahasan dan keputusan rencana strategis ini digelar pekan ini di Gedung Sate, Kota Bandung.

Baca Juga  Merusak Lingkungan, Wagub Jabar: Tindak Tegas Penambangan Ilegal di Jawa Barat