News  

Pemkot Bandung Wacanakan Penggunaan Insenerator di TPS, Ini Alasannya

Foto: humas bandung


POTENSINETWORK.COM – Pemkot Bandung terus berupaya mencari solusi penanganan masalah sampah.

Upaya tersebut, mulai dari penanganan sampah sejak dari sumbernya melalui Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) hingga teknologi seperti dengan metode insinerator.

Untuk metode insinerator, Pemkot Bandung bahkan telah beberapa kali meninjau ke sejumlah lokasi, termasuk insinetator di Kota Baru Parahyangan Kabupaten Bandung Barat yang ditinjau langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Selasa (28/12 ).

Plt. Wali Kota mengakui, pengolahan sampah menggunakan insinerator memiliki kapasitas yang cukup besar. Bahkan di lokasi yang dikunjunginya memiliki kapasitas 5 ton perhari untuk mengolah sampahnya.

Baca Juga  Ridwan Kamil Imbau Arteria Dahlan Minta Maaf Kepada Warga Sunda di Nusantara

“Metode pengolahan sampah insinerator di sini kapasitas cukup besar 5 ton per hari. Kita terus mencari metode, memang bagaimanapun sampah menjadi masalah bagi Kota Bandung,” ujarnya.

Untuk penerapannya, bisa ditempatkan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) sehingga tidak ada lagi sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA).

“Kemungkinan bisa ditempatkan berbagai mesin dengan berbagai metode di TPS, sehingga tidak ada lagi sampah dari TPS ke TPA,” katanya.