DPRD Jabar Sebut Terorisme Bentuk Akhir Intoleransi

Ilustrasi. (Foto: desicommements.com)

POTENSINETWORK.COM – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Bedi Budiman, mengapresi kegiatan Dialog Kebangsaan Dengan Forkompinda Provinsi Jawa Barat Dalam upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme di Provinsi Jawa Barat  yang digagas oleh Pemprov Jawa Barat.

Kegiatan teresebut  selain melibatkan unsur-unsur pemerintahan di tingkat provinsi juga melibatkan Pemerintah Pusat dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Bahwa terorisme itu adalah bentuk akhir intoleransi , dari paparan yang sudah disampaikan oleh BNPT kami dari DPRD menyambut baik dan mengapresiasi dan mendukung program dari gubernur” kata Bedi seusai kegiatan yang dihelat di Gedung Sate Kota Bandung, tempo hari itu.

Baca Juga  Raih Rekor Muri, Gubernur Jabar Wisuda 2.000 Penghapal Al-Qur'an

Bedi menambahkan, Provinsi Jawa Barat dengan multi etnisnya sangat nyentrik.

Menurut dia, , jika ada pihak-pihak yang melakukan manipulasi terhadap kondisi tersebut maka akan menimbulkan kerugian bagi negara dan mengakibatkan tindak intoleran di tengah masyarakat melalui ajaran-ajaran yang tidak benar.

“Di Jawa Barat ini sesungguhnya adalah silih asih silih asah dan silih asuh , jadi BNPT itu bergeraknya di wilayah pencegahannya harus lebih support lagi dan melibatkan multi sektor seperti pendidikan pemerintahan desa sampai RT/RW”

Lalu, lanjutnya, lembaga keagamaan harus bekerja sama atas satu tujuan.

Baca Juga  Sidang Isbat Awal Ramadan 1443 H Digelar 1 April

“Saya tadi memberikan masukan terkadang politik praktis itu muncul ketika ada momentumnya.***