News  

Indeks Risiko Bencana Jabar Tinggi, BPBD Diminta Aktif

Foto: humas jabar

POYENSINETWORK.CCOM– Sekda Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja, menuturkan, daerah ini menjadi wilayah yang dilalui “ring of fire” di Indonesia, sehingga potensi bencana relatif tinggi.

Hak itu, ia sampaikan, saat menghadiri Forum Perangkat Daerah Sub Urusan Kebencanaan dan Kebakaran bersama BPBD Jabar, di Resinda Hotel Karawang, Rabu (2/2/).

Adapun fenomena kebencanaan di Jabar berdasarkan kejadian pada 2021, di antaranya bencana tanah longsor sebanyak 1.387 kejadian, dan puting beliung 676.

“Ada pula banjir 335 kejadian, kebakaran hutan/lahan 40 kejadian, gempa bumi 25 kejadian, dan gelombang pasang enam kejadian,” sebut Sekda.

Baca Juga  Tak Boleh Ada lagi Ego Sektoral,
Lima Kota Kabupaten Bergabung Tuntaskan masalah Pokok Cekungan Bandung

“Terdapat lima kabupaten/kota dengan jumlah kejadian bencana tertinggi, yakni Kabupaten Bogor 699 kejadian, Kabupaten Sukabumi 390 kejadian, Kota Bogor 209 kejadian, Kabupaten Ciamis 166 kejadian, dan Kabupaten Bandung 137 kejadian,” sambungnya.

Oleh karena itu ia meminta BPBD Jabar erat berkoordinasi dengan BPBD kota/ kabupaten, serta perangkat daerah terkait lainnya.

Menurutnya, kewaspadaan terhadap kebencanaan perlu terus ditingkatkan karena bencana bisa terjadi kapan saja.