Hukrim  

Selama 2021 Ratusan Aduan Kasus Kekerasan Masuk ke UPTD PPA

Foto: humas jabar

POTENSINETWORK.COM – Pemprov Jawa Barat terus berupaya menekan terjadinya tindak kekerasan pada anak, perempuan, dan masyarakat rentan lainnya. Salah satunya dengan menggagas gerakan Jabar Cangker atau Jawa Barat Berani Cegah Tindakan Kekerasan.

Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Jabar, Atalia Praratya Ridwan Kamil, menjelaskan, Jabar Cangker salah satu upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak diam ketika mengalami kekerasan bagi dirinya atau orang lain di sekitarnya.

“Jadi, ini adalah momentum bersama untuk berani melapor, menolak, menyatakan tidak dan mereka juga harus mampu melindungi orang lain di sekitarnya,” kata Atalia seusai menjadi pembicara Jabar Punya Informasi (Japri) Vol 87 bertema Jabar Cangker di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (9/2).

Baca Juga  Pemprov DKI Jakarta Cabut Izin 12 Outlet Holywings

Ia meminta masyarakat speak up dan tidak ragu melaporkan tindakan kekerasan psikis, fisik, maupun rudapaksa ke pihak berwajib. Juga bisa ke nomor pengaduan via 129 atau mengakses DP3AKB di nomor 085222206777.

Tak hanya di lingkup keluarga, jika kekerasan terjadi di lembaga pendidikan agama, warga bisa menghubungi Kanwil Kemenag Jabar di nomor telepon 08125555644.

“Setelah upaya kita untuk memahamkan masyarakat, maka kita juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu dan berani bicara dengan mengakses hotline kami,” katanya.

Baca Juga  Ciptakan Harmonisasi, Kejari Kabupaten Bekasi Bangun Kampung Keadilan Restorative

Dia berharap, melalui gerakan Jabar Cangker, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Jabar bisa terus ditekan.