Hilman Kadar : Kebutuhan Armada dan Personil Damkar Kabupaten Bandung Belum Ideal

POTENSINETWORK.COM — Kasus kebakaran yang ditangani Dinas Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung Januari sampai Maret 2022 ada 42 kejadian pemadaman dan 26 rescue dari masyarakat. Sedangkan di tahun 2021 menangani 272 kejadian kebakaran.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bandung, Drs. Hilman Kadar, M. Si., di sela-sela kegiatan peringatan HUT ke-103 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Indonesia, di Markas Komando Damkar Kabupaten Bandung, Selasa (15/3/2022).

Hilman Kadar menambahkan, saat ini Damkar memiliki 90 orang Pegawai Harian Lepas (PLH) dan 52 ASN yang ditempatkan di 9 Pos Pemadaman yang ada di Kabupaten . Di Pos tesebut ada call untuk pelaporan masyarakat. Atau ke
022.5891113 langsung ke pos komando di sini.

Baca Juga  Pemkab Bandung Kembali Mendapat Maskara

“Siapa pun masyarakat yang akan melakukan pengaduan, baik itu bahaya kebakaran, resistensi kebakaran, penyelamatan, resque, bisa langsung menghubungi posko di sini, nanti kita share kembali dimana laporan itu terdekat ke posko yang ada, ” terang Hilman.

Menurut Hilman, dengan jumlah 9 posko menurut RSPK Rencana Sistem Penanggulangan Kebakaran, belum ideal, karena idealnya 1 kecamatan 1 pos. Sedangkan jumlah armada di Damkar ada 14 kendaraan baik itu mobil pancar, pompa, maupun mobil rescue yang ada tersebar di posko.

Namun demikian, menurtnya ada nilai moderat minimal ada 15 pos. “Jadi sampai saat ini kita membutuhkan 6 pos tambahan, dengan 1 pos itu ada 2 kendaraan, jadi kurang lebih masih membutuhkan 12 kendaraan, ” imbuhnya.

Baca Juga  Sekitar 17 Persen Masyarakat Kabupaten Bandung belum Sadar dalam Beragama

Yang 6 pos itu ditempatkan di daerah rawan kebakaran dan bisa bergerak. “Karena kita juga sedang berkoordinasi juga dengan Podomoro, kita geser ke Bojongsoang, khusus di titik rawan kebakaran. Termasuk Soreang, pangalengan, Rancaekek, ” katanya.

Di acara HUT ke-103 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Indonesia ini menurut Hilman ada kesan tersendiri, karena pas momen HUT Pemadaman, dirinya baru ditugaskan menjadi kepala Damkar di sana. “Sebenarnya peringatannya tanggal 1 Maret, tetapi dalam suasana pandemi tidak bisa diselenggaraian di lingkungan kantor Pemda, ” tutup Hilman.***