Menpora: Naturalisasi Hanya untuk Jangka Pendek, Jangka Panjangnya Tetap Pembinaan Usia Dini

Zainudin Amal8. (Foto:kemenpora.go.id)

Zainudin Amal8. (Foto:kemenpora.go.id)

Menpora: Naturalisasi Hanya untuk Jangka Pendek, Jangka Panjangnya Tetap Pembinaan Usia Dini

BandungKita.id, Surabaya – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, menyampaikan, program naturalisasi pemain sepakbola untuk memperkuat tim nasional Indonesia merupakan program jangka pendek.

Pembinaan atlet asli dan pembinaan atlet dari usia dini, lanjutnya, tetap menjadi prioritas jangka panjang program pemerintah bersama federasi.

“Program naturalisasi ini untuk jangka pendek saja, jangka panjang kita tetap dalam rangka pembinaan asli pemain kita dan untuk pembinaan usia dini,” kata Menpora Amali saat jumpa pers di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Jl. Dukuh Kupang, Surabaya, Jawa Timur, akhir pekan lalu.

Baca Juga  Harga Saham Telsa Merosot ke Lavel Bawah, Elon Musk Kehilangan Hartanya Rp 180 Triliun

PSSI dan pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong, saat ini sedang meminta bantuan kepada agar mendapatkan bantuan melakukan program naturalisasi terhadap dua pemain bola asing yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh.

“Terkait naturalisasi, setelah kami mendengarkan alasan yang kuat baik dari PSSI maupun dari pelatih timnas STY, maka proses naturalisasi itu sekarang kami bantu untuk ke instansi yang terkait,” ujar Menpora.

Dalam langkah menuju naturalisasi, Menpora mengaku sangat berhati-hati

Ia tak ingin program ini ke depan menimbulkan kesia-siaan belaka.

Baca Juga  Travel Tak Berizin Bisa Dipidana

“Kami sangat ketat terkait naturalisasi, kami tidak mau naturalisasi seperti yang dulu-dulu, kita naturalisasi padahal itu dia tidak berguna dari berbagai faktor untuk timnas kita,” ujar Menpora.

Ia meminta program naturalisasi ini kedepan harus ada urgensinya serta harus ada yang bertanggungjawab, bukan lagi klub-klub sepakbola melainkan federasinya langsung.

“Dulu klub saja meminta naturalisasi langsung bisa jalan, sekarang tidak, harus dari federasi/PSSI jadi ada yang bertanggungjawab dan kami tanyakan betul apa urgensi dari naturalisasi itu,” katanya.

Baca Juga  Meski Gagal, Menpora Apresiasi Perjuangan Skuad Timnas di Piala AFF 2020

“Setelah dijelaskan ternyata durasi mainnya cukup panjang, karena yang akan dinaturalisasi ini bukan pemain yang sedang bermain di sini melainkan mereka yang sedang bermain di kompetisi sepakbola Eropa, sehingga secara kualitas mereka bagus untuk timnas kita,” katanya.***