Rusia Kuasai PLTN Zaporizhzhia, Uni Eropa Bereaksi

Uni Eropa minta Dewan Keamanan PBB gelar rapat darurat setelah Rusia kuasai pembangkit nuklir Zaporizhzhia. (AFP/Francois Walschaerts)

POTENSINETWORK.COM — Aksi Rusia menyerang dan menguasai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia Ukraina pada Jumat (3/4) waktu setempat membuat Uni Eropa beraksi.

Uni Eropa mendesak Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) segera menggelar rapat darurat.

Kepala UE Joseph Borrell menyampaikan desakan tersebut karena situasinya bakal makin tak terkendali bagi keamanan Eropa.

“Rusia menyerang langsung fasilitas pembangkit nuklir Ukraina dan akan menimbulkan bencana besar. Mereka harus segera menghentikannya,” ujar Borrell kepada CNN.

“Baku tembak dan kebakaran di (Zaporizhzhia) bisa embahayakan seluruh Eropa,” tuturnya.

Baca Juga  Korut Tuduh AS Penyebab Krisis yang terjadi Saat Ini di Ukraina

Sebelumnya Otoritas Tenaga Nuklir Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah menduduki pembangkit nuklir di Zaporizhzhia.

Pemerintah kawasan tempat PLTN Zaporizhzha berada mengonfirmasi pengambilalihan ini. Namun, mereka memastikan bahwa personel Ukraina akan tetap memantau operasional di PLTN itu.

“Personel operasional memantau kondisi unit-unit daya,” demikian pernyataan pemerintah lokal Ukraina yang dikutip Reuters.

Pemerintah Ukraina menyatakan, personel lokal bakal memastikan operasional di PLTN Zaphorizhzhia sesuai dengan standar keamanan.***