Rusia Terus Serang Ukraina, 600 Rudal Ditembakkan, AS Kirim Jet Tempur

Poto: AP/tangkapan layar CNBCI

POTENSINETWOTK.COM – Serangan Rusia ke Ukraina terus terjadi. Pertempuran sengit dikabarkan sejumlah media masih terlihat Senin (7/3/2022) dini hari, di Kherson dan Mylolaiv termasuk pula ibu kota Kliv, kota Khakhiv, Chernihiv dan Mariupol.

Terbaru, media Rusia mengutip sumber anonim menyebut Ukraina hampir membuat senjata nuklir “dirty bomb (bom kotor)” berbasis plutonium. Ini diberitakan TASS, RIA, dan Interfax, sebagaimana dimuat Reuters, mengklaim perwakilan badan independen.

Senjata mematikan itu dituding disiapkan Ukraina di pembangkit listrik tegara nuklir (PLTN) Chernobyl. PLTN ini sendiri hancur dan ditutup tahun 2000.

Baca Juga  7 Personel Tentara AS Luka-luka, Jet Tempur Siluman F-35C Jatuh ke Perairan China

Pemerintah Ukraina sendiri sebelumnya mengaku tak memiliki rencana untuk mengembangkan lagi nuklir. Ukraina menyerahkan nuklirnya tahun 1994, sebagai bagian dari upaya denuklirisasi, setelah pecahnya Uni Soviet.

Padahal saat itu Ukraina menjadi kekuatan nuklir terbesar ketiga dunia. Negara itu sempat memiliki 5.000 senjata nuklir.

Sementara itu mengutip CNN International dari pemerintah AS, Rusia telah menembakkan 600 rudal sejak menyerang Rusia 24 Februari hingga Minggu. Ini sekitar 95% dari kekuatan tempurnya, yang terkumpul di tetangganya itu.

Dari data PBB, sekitar 300 lebih orang tewas hingga kemarin. Sebanyak 1,5 juta mengungsi, dilansir berita CNBCI.

Baca Juga  China Kerahkan 39 Jet Tempur Serbu Taiwan