Ini Tanggapan Sejumlah Pihak Atas Aksi Penganiayaan Terhadap Ade Armando Saat Aksi Demo

Ade Armando saat diamankan petugas kepolisian dari amukan sekelompok massa dalam aksi Unjukrasa Mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (11/5/2022). Poto: Tangkapan layar vidio/ist

POTENSINETWORK.COM — Pegiat media sosial yang juga dosen di Universitas Indonesia (UI), Ade Armando babak belur dihajar sekelompok orang dalam unjuk rasa mahasiswa di Depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (11/5/2022).

Aksi penganiayaan Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) Ade Armando oleh sekelompok orang di antara massa demo ini menuai banyak kecaman dari berbagai pihak. Namun ada juga yang bersyukur.

Dilansir dari CNNI, mereka yang mengecam di antaranya putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid yang dikenal sebagai aktivis Gusdurian, Alissa Wahid. Alissa menegaskan tidak membenarkan segala jenis kekerasan terhadap siapapun itu.

Baca Juga  Aksi Unjukrasa Mahasiswa, Pegiat Media Sosial Ade Armando Jadi Korban Amukan Massa

“Mengutuk segala jenis kekerasan, dilakukan oleh siapapun, kepada siapapun,” ujar Alissa Wahid melalui akun Twitter @AlissaWahid, Senin (11/4) sore.

Sikap penolakan juga dikeluarkan pendiri rumah produksi Watchdoc, Dandhy Laksono.

“Menolak segala bentuk kekerasan kepada siapapun,” terang Dandhy Laksono sambil menyertakan tautan berita pemukulan Ade Armando di unggahan Twitternya, Senin (11/4) sore.

Hal sama disampaikan Ketua Umum YLBHI M Isnur. Lewat akun Twitternya kemarin, Isnur menulis utas yang diawali dengan pernyataan,” Tak ada kekerasan yang bisa ditoleransi, oleh siapapun terhadap siapapun.”

Baca Juga  Prabowo: Bela Negara Tanggungjawab Seluruh Rakyat Indonesia