Luhut Mendadak Temui Rektor UI, BEM UI Kibarkan Bendera Kuning

POTENSINETWORK.COM — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa saat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menemui Rektor UI Ari Kuncoro di Balai Sidang UI, Depok.

Puluhan mahasiswa melakukan aksi jalan kaki dari Halte Fakultas Kesehatan Masyarakat. Mereka berorasi sembari mengibarkan bendera kuning selama perjalanan ke Balai Sidang UI.

“Hari ini kami mengibarkan bendera kuning sebagai tanda matinya demokrasi Indonesia,” ucap Ketua BEM UI Bayu Satria Utomo di Balai Sidang UI, Depok, Selasa (12/4).

Baca Juga  Ratusan Rumah Rusak PascaGempa M 6.6 Banten, Terbanyak di Kabupaten Pandeglang

Mahasiswa tak bisa masuk ke halaman Balai Sidang. Aparat pengamanan UI mengadang perjalanan mahasiswa di jalan depan Balai Sidang UI.

Mereka memprotes penghadangan aksi. Para mahasiswa meminta aparat keamanan mempersilakan mereka masuk agar dapat menyampaikan aspirasi ke Luhut dan Ari.

Sembari menunggu, BEM UI menggelar orasi secara bergantian. Mereka mempertanyakan mengapa Luhut dan Ari menggelar pertemuan tertutup secara dadakan.

“Luhut adalah politisi yang bermain dengan kekuasaan. Pak Luhut Binsar sangat haus dengan kekuasaan,” ujar Bayu.

“Hari ini kita lihat apakah ilmu pengetahuan menjadi alat pembebasan atau penindasan?” ucapnya.

Baca Juga  Aksi Unjukrasa Mahasiswa, Pegiat Media Sosial Ade Armando Jadi Korban Amukan Massa

Berdasar informasi yang disampaikan para orator, pertemuan Luhut dengan Ari digelar dadakan. Pertemuan pun digelar tertutup.

Sementara itu Humas UI Amelita Lusia mengatakan agenda kuliah umum di UI sudah dijadwalkan jauh-jauh hari.

Soal pertemuan Luhut dengan Rektor UI yang disebut digelar mendadak, Amelita menduga hal itu adalah pertemuan jelang acara digelar dimana saat tamu sudah hadir, maka tamu dan pimpinan kampus akan berbincang sebentar di Holding Room. 

“Seperti biasa, jika ada acara pimpinan, ketika tamu sudah hadir, kami persilakan untuk berbincang sebentar di holding room,” kata Amelita dilansir CNNIndonesia.com.***