Prihatin Maraknya Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Hengky Kurniawan Nyatakan Serius Tindaklanjuti Program Gepprak

Plt. Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan bersama istri Sonya Hengky Kurniawan.(Cep)

POTENSINETWORK COM — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan menindaklanjuti secara serius program Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak (Gepprak).

Hal itu terbukti dengan digandengnya psikolog, lembaga bantuan hukum (LBH), Polres dan stakeholder terkait guna mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, tentunya setelah dilaunching program Gepprak bakal ditindaklanjuti Pemda.

“Kami akan tindaklanjuti program Gepprak ini dengan serius. Oleh sebab itu kemarin bunda Sonya langsung ke Unisba untuk melakukan komunikasi dengan fakultas,” katanya, di Bandung Barat, Jum’at (22/4).

Baca Juga  Sejumlah Kebijakan Dipandang Kurang Tepat, Pemkab Bandung Barat, Didemo Warga

“Kemudian saya menggandeng sahabat saya Roman untuk menbuat LBH, Polres dan steakholder terkait untuk menindaklanjuti manakala ada kejadian yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Ia berharap, gerakan dari program Gepprak ini bisa berjalan secara masif. Hengky pun berpesan, kepada Dinas DP2KBP3A KBB untuk bergerak secara masif dan mengkampanyekan Gepprak melalui ruang publik.

“Hal itu harus bisa dilakukan dengan harapan sudah tidak ada lagi kekerasan di ruang publik di sekitar kita,” ucapnya.

Ia mengaku sangat prihatin dengan maraknya kekearasan seksual terhadap anak. Menurutnya, selain di masyarakat kekerasan ini juga kerap terjadi di lingkungan pendidikan baik di sekolah atau pondok pesantren.

Baca Juga  Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan terkonfirmasi positif Covid-19

“Ini cukup mengkhawatirkan, karena hal ini orang tua juga jadi takut menyekolahkan atau menitipkan anknya ke ponpes,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Hengky, pihaknya harus mengembalikan kepercayaan para orang tua dan menyampaikan bahwa kejadian tersebut tidak bisa digeneralisasi dikarenakan itu hanya ulah oknum.

“Mudah-mudahan dengan program Gepprak ini muncul keberanian bagi korban untuk melapor,” pungkasnya.(Cep)