Patungnya Ditelantarkan, Siluman Merah Berjuang di Bukit Barutunggul Ciwidey

Patung Perjuangan Siluman Merah, ditelantarkan. (Foto: emha ubaidillah)

KINI kita dapat menyaksikan tugu peringatan keberadaan Sang Jawara Siluman Merah di punggung gunung Punceling Barutunggul, Kecamatan CiwideyKabupaten Bandung.

Bagi para goweser atau pecinta alam pegunungan atau mereka yang bertandang ke dataran tinggi selatan Bandung, Ciwidey tentu akan menyaksikan sebuah tugu pahlawan.

Tugu perjuangan yang menggambarkan peristiwa masa lalu ketika para pejuang dan jawara Bandung Selatan bertaruh nyawa menggempur pasukan syetan bule, soldadu Belanda.

Para jawara tersebut bernama Pasukan Siluman Merah.

Tujuh puluh lima tahun sudah, perang brubuh dan banjir darah itu terpendam di sana, ter-save oleh pepohonan, gerumbul, tebing juga oleh lalu lalang hembusan angin.

Baca Juga  Banjir Bandang di Ciwidey, Kades Tenjolaya duga: Akibat Pembukaan Lahan di GeoDipa

Satu pleton atau sekitar 50 personil tentara Belanda berkubang darah dan bercerabutan nyawa mereka akibat gempuran Si Siluman Merah dari atas puncak bukit.

Peristiwa yang nyaris terlupakan itu pernah tertulis pula dalam lembaran beberapa majalah dan surat kabar juga di dalam buku-buku sejarah. Bahkan Jendral AH.Nasution sendiri menuliskannya dalam bukunya ‘Sekitar Perang Kemerdekaan: agresi militer Belanda ke 1’ . Ditegaskan dalam tulisannya bahwa pertempuran Siluman Merah menghadang Pasukan Syetan Bule Sinyoh merupakan kemenangan yang gemilang.