Islam Punya Alasan sangat Kuat Selesaikan Masalah Lngkungan

Zainut Tauhid Sa'adi. Foto: kemenag.

POTENSINETWORK.COM – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama tengah siapkan panduan pembentukan komunitas Eco-Masjid. Yaitu, mereka yang berkomitmen pada masjid hijau, melalui penanaman pohon di sekeling masjid, pengaturan ulang penggunaan air wudhu, pengelolaan sampah organik di lingkungan masjid, dan penggunaan tenaga surya pada masjid.

“Gerakan ini merupakan bagian dari kampanye Peduli Bumi yang menginginkan masjid sebagai cerminan rahmatan li alamin,” kata Wamenag,Zainut Tauhid Sa’adi, saat memberikan sambutan pada Konferensi Nasional Masjid Ramah Lingkungan di Jakarta, Kamis (3/11/2022).

Konferensi ini diselenggarakan oleh Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam MUI Pusat. Wamenag menilai kampanye Masjid Hijau di Indonesia masih menjadi isu elitis, belum menjadi gerakan yang massif dan populis.

Baca Juga  Pengamanan di sekeliling Kabah dan Hajar Aswad masih Ketat

Padahal, ide masjid ramah lingkungan bukanlah hal baru.

Meskipun perubahan iklim bukan menjadi perhatian utama dalam sejarah awal Islam, masjid-masjid di era awal Islam semuanya dapat dianggap sebagai masjid ramah lingkungan.

Islam, menurut Wamenag, punya alasan yang sangat kuat untuk mendukung upaya penyelesaian masalah lingkungan.