CIMAHI, Potensinetwork.com – Kehadiran Unit Pengelola Darah (UPD) RSUD Cibabat dinilai memperkuat ketahanan layanan kesehatan di Kota Cimahi sekaligus wilayah sekitarnya.UPD RSUD Cibabat resmi dioperasikan dengan fasilitas gedung baru yang diresmikan pada akhir tahun 2025.
Unit ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengolahan , baik dari sisi volume, mutu, maupun kecepatan distribusi kepada pasien yang membdarahutuhkan.
Selama ini, keterbatasan stok darah kerap menjadi kendala dalam pelayanan medis. Tidak jarang rumah sakit harus menunggu pasokan dari luar daerah, yang berdampak pada waktu penanganan pasien.
Dengan beroperasinya UPD RSUD Cibabat, proses pengolahan darah kini dapat dilakukan secara mandiri dan lebih responsif.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan keberadaan UPD menjadi jawaban atas kebutuhan nyata di lapangan. Menurutnya, pelayanan darah tidak hanya berkaitan dengan fasilitas, tetapi juga menyangkut keselamatan dan keberlangsungan hidup pasien.
“Darah adalah kebutuhan mendesak. Dengan UPD ini, waktu tunggu bisa dipangkas dan risiko terhadap pasien dapat ditekan,” ujar Ngatiyana usai peresmian.
UPD RSUD Cibabat saat ini telah melayani kebutuhan darah internal rumah sakit serta menopang pasokan bagi lebih dabanri 15 rumah sakit mitra. Penggunan gedung baru seluas sekitar 600 meter persegi ini juga menjadi langkah peningkatan kelas UPD dari pratama menuju madya, sehingga jenis produk darah yang dihasilkan semakin beragam dan sesuai standar.
Dengan sistem pengolahan darah yang lebih modern dan terintegrasi, UPD RSUD Cibabat diharapkan mampu menjadi pusat layanan darah yang andal, mempercepat penanganan pasien, serta mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah Cimahi dan sekitarnya. *










