CIMAHI, Potensinetwork.com – Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Inspektur Kota Cimahi kini memasuki babak penentuan. Setelah melalui tahapan administrasi, lima peserta terbaik dipastikan melaju ke fase akhir berupa Seleksi Kompetensi Bidang dan wawancara yang menjadi kunci utama penilaian.
Tahapan krusial ini akan menyaring siapa figur paling layak mengemban mandat pengawasan internal pemerintah daerah.
Seleksi kompetensi bidang atau wawancara dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026 di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani). Tahap ini menjadi penilaian akhir dalam rangkaian seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Inspektur Kota Cimahi Tahun 2025.
Kepala Bidang Data, Kepangkatan, dan Kesejahteraan BKPSDMD Kota Cimahi, Muhammad Thaufik Kurnia, mengatakan seluruh proses seleksi dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan telah memperoleh persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Pelaksanaan seleksi terbuka ini mengacu pada Surat Kepala BKN Nomor 28398/RAK.02.03/SD/K/2025 tertanggal 21 November 2025 tentang persetujuan rencana seleksi JPT Pratama di Kota Cimahi,” ujar Thaufik, Kamis 8 Januari 2026.
Ia menjelaskan, tahapan seleksi dilakukan secara berjenjang dengan bobot penilaian yang telah ditetapkan. Seleksi administrasi atau rekam jejak memiliki bobot 20 persen, asesmen kompetensi 25 persen, penulisan makalah 20 persen, dan wawancara menjadi komponen terbesar dengan bobot 35 persen.
“Total nilai keseluruhan 100 persen. Dari hasil ini akan ditentukan tiga peserta terbaik untuk diajukan ke pimpinan daerah,” jelasnya.
Selain mengikuti wawancara, para kandidat juga diwajibkan mempresentasikan makalah yang telah disusun pada tahap sebelumnya.
Makalah beserta bahan presentasi diserahkan dalam bentuk cetak kepada panitia seleksi sebagai bahan penilaian mendalam terhadap kapasitas analisis, visi pengawasan, serta pemahaman peserta terhadap tata kelola pemerintahan.
Lima kandidat yang mengikuti tahap akhir seleksi berasal dari latar belakang birokrasi dan pengawasan yang beragam. Mereka yakni Bayu Agung Avianto selaku Sekretaris Inspektorat Kota Cimahi, Hendra Budhi Gautama selaku Kepala Bagian Hukum Setda Kota Cimahi.
Raden Tini Martini Kepala Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Setwan DPRD Kota Cimahi, Risnandar Auditor Ahli Madya dari Perwakilan BPKP, serta Yunita Retno Widiana Inspektur Pembantu I pada Inspektorat Kota Cimahi.
Seluruh peserta diwajibkan mengikuti tahapan seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Wawancara dilakukan secara langsung dengan metode desk interview selama kurang lebih 30 menit untuk masing-masing peserta di hadapan Panitia Seleksi.
Thaufik menambahkan, Panitia Seleksi JPT Pratama Inspektur Kota Cimahi dibentuk berdasarkan Keputusan Wali Kota Cimahi Nomor 800/KEP.5586-BKPSDMD/2025.
Panitia terdiri atas lima orang, meliputi Sekretaris Daerah Kota Cimahi, dua unsur akademisi, Inspektur dari Inspektorat Provinsi Jawa Barat, serta seorang praktisi manajemen sumber daya manusia aparatur.
Menurutnya, jabatan Inspektur memiliki peran strategis dalam menjaga akuntabilitas dan pengawasan internal pemerintah daerah, terutama dalam menghadapi tuntutan transparansi publik dan pengelolaan anggaran yang bersih.
“Seluruh tahapan seleksi bersifat final dan mengikat. Peserta diharapkan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku,” ucapnya.
Informasi resmi terkait perkembangan seleksi akan diumumkan secara tertulis melalui portal ASN Karier BKN, laman resmi BKPSDMD Kota Cimahi, serta situs Pemerintah Kota Cimahi. Peserta diminta aktif memantau pengumuman, karena kelalaian menjadi tanggung jawab masing-masing.
Terkait hasil akhir, Thaufik menjelaskan bahwa tiga besar hasil seleksi akan disampaikan kepada Wali Kota Cimahi untuk selanjutnya diusulkan ke BKN sebagai dasar penerbitan rekomendasi pengangkatan.
“Setelah rekomendasi BKN terbit, Wali Kota akan mengusulkan satu nama terbaik kepada Gubernur Jawa Barat. Jika rekomendasi Gubernur sudah keluar, barulah Wali Kota dapat melaksanakan pelantikan Inspektur Kota Cimahi,” pungkasnya. ***




