Kabupaten Bandung Nol kasus Super flu, Dinkes Tetap Tingkatkan Kewaspadaan

super flu
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung, dr.Yuli Irnawaty Mosjasari

KAB.BANDUNG, Potensinetwork.com – SUPER Flu yang disebabkan virus A H3N2 sempat terdeteksi di RSHS Bandung. Flu tersebut diderita oleh 10 pasien yang satu orang diantaranya meninggal dunia.

Virus influenza yang jauh lebih agresif itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung, dr.Yuli Irnawaty Mosjasari tidak seganas Covid – 19 yang menyerang saluran pernapasan.

“Bahkan, super flu bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi, jika flu sudah dirasa lebih dari 5 hari atau seminggu sebaiknya periksakan diri ke dokter,” jelasnya kepada wartawan di Soreang, Senin (12/1/2026).

Baca Juga:  Pemkot Bandung terus Komitmen Hadirkan Layanan Kesehatan Prima bagi Masyarakat

Untuk saat ini, katanya di Kabupaten Bandung belum ditemukan kasus super flu. Namun, meskipun begitu Yuli mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Selain itu, ujarnya, Dinkes juga melakukan penelusuran serta pengawasan atau surveillance ke 62 Puskesmas yang tersebar di 31 kecamatan dengan mendata pasien yang menderita batuk, pilek, demam serta sakit tenggorokan.

“Kita juga meningkatkan penyuluhan berkaitan dengan PHBS. Karena kalau pola hidup kita sehat insya Allah walaupun virusnya ada, tidak bergejala kepada manusia, jadi tidak menimbulkan sakit,” ucapnya.

Baca Juga:  Bupati Bandung Tekankan 4 Aspek Sehat yang Perlu Dijaga Masyarakat

Tanda orang yang terjangkit superflu, imbuh Yuli hampir sama dengan saat terkena influenza. Bahkan, komorbid atau penyakit bawaan pun belum tentu dapat membahayakan penderitanya.

“Jadi tidak tergantung dengan punya penyakit bawaan atau tidak. Maksudnya begini, kalau kondisi kita sedang lemah, misalnya capek, kurang makan, kurang istirahat, itu virus biasanya bergejala, virus apapun sebetulnya, tidak signifikan virus flu atau super flu ini tidak khusus,” tuturnya.

Oleh karena itu, imbau Yuli masyarakat selalu menjaga kesehatan dengan istirahat cukup, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, serta menerapkan PHBS.

Baca Juga:  Penanggulangan Stunting dan Pernikahan Dini di Kota Cimahi Ini yang Diupayakan

“Untuk orang yang sedang sakit hatus memakai masker. Jadi dibalik ya, sekarang bukan yang sehat yang pakai masker, tapi yang sakit. Jangan lupa selalu mencuci tangan pqkai sabun,” ujarnya.