KAB.BANDUNG, Potensinetwork.com – WAKTU istirahat pengerjaan fisik jalan rabat beton, anggota TNI yang tergabung dalam satgas TMMD lebih memilih berbaur bersama masyarakat Kampung Simpang, Gunung Leutik Desa Cipelah, kecamatan Rancabali, kabupaten Bandung.
Ditemani penganan dan kopi panas, Sertu Hendri dan Serda Asep ngobrol santai bareng warga, sesekali diselingi tawa ringan, suasana hari itu lebih terlihat seperti keluarga, sangat efektif untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dandim 0624/Kab Bandung Letkol Kav Samto Betah melalui Danramil Ciwidey Kapten Inf Supriadi mengatakan, dengan komunikasi sosial (Komsos) anggota satgas TMMD, selain mempererat hubungan silaturahmi, juga akan mempermudah kordinasi.
“Kegiatan Komsos ini menjadi pilar penting dalam strategi TMMD untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Kapten Inf Supriadi, Selasa, 17 Februari 2026.
Dengan dialog langsung, kata Danramil Ciwidey, TNI dapat memastikan bahwa pembangunan yang berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Ditambahkan Danramil, sesuai dengan tema ‘ TMMD Satukan Langkah, Membangun Negri Dari Desa’ kolaborasi ini membuktikan bahwa keberhasilan pembangunan nasional dimulai dari penguatan ketahanan desa.
Sementara itu, Ujang warga setempat menuturkan, dirinya bersama warga yang lain sangat senang dengan kehadiran TNI di kampungnya.
“Dibangunnya jalan rabat beton, akan memudahkan ekonomi masyarakat di Gunung Leutik ini mengangkut hasil panen,” ucapnya.
Menurut Ujang, sebagian besar warga Gunung Leutik mempunyai mata pencaharian sebagai petani, TMMD ini akan menjadi langkah awal majunya pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Selama ini kami selalu terkendala dengan jalan yang rusak, apalagi saat musim hujan, jalan akan seperti kubangan lumpur dan sangat licin,” pungkasnya. (**)




