Bupati Dadang menghimbau kepada masyarakat ketika membutuhkan air bersih, segera lapor ke desa dan kecamatan. “Agar nanti ditindaklanjuti ke BPBD. Tapi sampai saat ini belum masuk kategori darurat air di Kabupaten Bandung, karena BPBD masih bisa melayani kebutuhan air bersih kepada masyarakat,” katanya.
Disamping mengantisipasi kebutuhan air bersih, Bupati Bandung menegaskan bahwa sudah mulai ada peningkatan kebakaran lahan, yang umumnya milik masyarakat. Bukan lahan milik Perhutani.
“Peristiwa kebakaran itu masih dalam penelusuran, apakah disebabkan oleh faktor alam atau ada unsur kesengajaan,” ucapnya.
Ia menyebutkan perkiraan musim kemarau berdasarkan perkiraan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) pada bulan Oktober 2024 mendatang.
“Meski demikian, sewaktu-waktu di beberapa wilayah ada turun hujan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, pelaksanaan rapat koordinasi di internal BPBD itu, juga melakukan pembahasan jelang persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak Nasional 27 November 2024.




