News  

Ketua DPRD Desak Pemkab Bandung Segera Realisasikan Pembangunan Gedung BNN

KAB.BANDUNG, Potensinetwirk.com –Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi kembali menegaskan pentingnya pembangunan gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung agar segera merealisasikan pembangunan tersebut dan tidak menunda-nunda lagi.

Renie menilai, keberadaan gedung BNN yang representatif dan permanen akan sangat menentukan efektivitas untuk menunjang kinerja pencegahan, penindakan, rehabilitasi, serta edukasi kepada masyarakat terkait bahaya narkoba. . Menurutnya, selama ini keterbatasan fasilitas dapat berdampak pada optimalisasi layanan, baik dalam pencegahan maupun penanganan kasus narkoba.

“Kabupaten Bandung ini wilayahnya luas dan penduduknya sangat besar. Sudah seharusnya kita memiliki gedung BNN yang layak dan permanen agar kinerjanya maksimal,” kata Renie di Soreang, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga:  Farhan Dorong Kolaborasi Lewat “Segitiga Persib” dalam Pengelolaan Kota

Ia menegaskan, pembangunan gedung BNN bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dan DPRD dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkoba.

“Pembangunan gedung BNN ini bukan hanya soal infrastruktur. Ini adalah komitmen moral dan politik kita bersama untuk menyelamatkan generasi muda Kabupaten Bandung dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Menurut Renie, gedung BNN yang memadai akan menunjang berbagai fungsi penting, mulai dari pencegahan, penindakan, rehabilitasi, hingga edukasi masyarakat. Dengan fasilitas yang lengkap, BNN dinilai dapat lebih optimal dalam melakukan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika sekaligus memperkuat edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pangdam III/Siliwangi Dukung Konferensi PWI Jabar 2026, Pesan Wartawan Jaga Kondusivitas dan Sampaikan Kebenaran

“BNN membutuhkan fasilitas yang mendukung agar program pencegahan dan rehabilitasi bisa berjalan lebih efektif dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Renie juga menyebutkan bahwa ancaman narkoba tidak bisa dipandang sebelah mata karena dampaknya sangat luas, mulai dari rusaknya kesehatan, meningkatnya angka kriminalitas, hingga hancurnya masa depan generasi muda.

“Kalau kita lalai hari ini, maka kita akan menanggung dampaknya di masa depan. Karena itu, pembangunan gedung BNN harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk keselamatan dan ketahanan sosial masyarakat,” ucap Renie.

Baca Juga:  DPRD gelar Audiensi Lakom, SE Wayang Windu siapkan sebelum Aturan hadir

Sebagai lembaga legislatif, DPRD Kabupaten Bandung, lanjut Renie, siap memberikan dukungan dan bersinergi dengan Pemkab Bandung agar pembangunan gedung BNN dapat segera direalisasikan.

“DPRD siap bersinergi, baik dalam aspek penganggaran maupun pengawasan, agar pembangunan gedung BNN ini bisa segera terwujud,” katanya.

Ia berharap, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Bandung dapat semakin memperkuat langkah-langkah pencegahan dan pemberantasan narkoba, sekaligus memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dari dampak negatif penyalahgunaan narkotika.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Jika semua pihak bergerak, saya yakin Kabupaten Bandung bisa lebih kuat dalam melawan narkoba,” pungkas Renie.***