Agus Setiawan Apresiasi Sosialisasi SPMB, Harap Tahun Ini Bisa Lebih Baik 

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Agus Setiawan. Foto: Deddy

POTENSINETWORK.COM – Komisi D DPRD menyambut baik digelarnya sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Agus Setiawan, menilai bahwa sosialisasi SPMD ini positif.

“Nah ini saya di sini sebagai anggota dewan dengan adanya program ini yang dilaunching oleh Bupati tanggal 19 Mei kemarin, ini menurut saya adalah hal yang positif. Karena selama ini yang namanya SPMB di kalangan masyarakat itu adalah ujung-ujungnya asal budak asup (asal anak masuk sekolah),” kata Agus Setiawan, usai menghadiri Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2207 di SMPN I Soreang, Selasa (26/5/2026).

Sosialisasi SPMB ini digelar menindaklanjuti Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga:  Pembukaan Diklapa II Kecabangan TNI AD, Upacara Diikuti Sejumlah Negara

Sosialisasi SPMB /2026/2027 ini pesertanya diikuti 32 kepala sekolah SMP swasta dan 16 kepala sekolah SMPN, serta dihadiri oleh para camat, kepala desa, pengawas dan dari Disidik Kabupaten Bandung.

Di sisi lain, tutur Agus, SPMB ini dari dinas terkait dinilai kurangnya sosialisasi. “Nah sekarang dengan adanya sosialisasi di tingkat kecamatan ya, lebih bagus lagi di tingkat desa, bisa mencerahkan kepada masyarakat umum tentang pelaksanaan SPMB,” kata anggota dewan dari Fraksi PKS ini.

Agus juga mengatakan, sebagaimana dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan saat sosialisasi, bila tahun sebelumnya pelaksanaan SPMB dilakukan empat tahapan sekaligus, antara jalur domisili, afirmasi, mutasi dan prestasi, untuk tahun 2026 dipisah menjadi dua tahap.

Baca Juga:  Jumlah Penerima Hungga Puluhan Ribu, Beasiswa Rp 14,9 Triliun Telah Diberikan LPDP

“Nah untuk tahun 2026 ini Alhamdulillah dipisah ya di 2 tahap. Dua tahap, pada tanggal 9 sampai 13 kalau nggak salah itu untuk afirmasi dan domisili. Nah di sini masyarakat yang tidak mampu bisa memaksimalkan ya di jalur afirmasi. Tadi ada berapa puluh persen kata Pak Kadis? Untuk domisili, tadi paling jauh itu adalah satu kilo ya. Nah ini bisa dimaksimalkan juga,” katanya.

Untuk selanjutnya, kata Agus, adalah tahap kedua yaitu dari jalur mutasi atau perpindahan dan jalur prestasi baik akademik dan non-akademik.

Baca Juga:  KKN Tematik DSH Tunjuk Pelajar SMA Jadi Duta Hukum

“Ya intinya saya mengapresiasi lah dengan hadirnya saya di SMPN 1 Soreang, adanya sosialisasi ini yang dihadiri kalau nggak salah tadi Pak Kadis menyebutkan hampir 163 orang yang diundang. Nah ini kan bisa nanti nyambung lah. Karena intinya ya, baik saya sebagai anggota dewan, baik OPD atau dinas itu adalah melayani. Ujungnya adalah melayani, menyampaikan berita-berita yang selama ini ya kita kan hilang. Kita kan hidup di eranya digital ya. Jangan sampai beritanya belum selesai udah tersampaikan dan belum tabayun. Nah ini bisa jadi masalah,” paparnya.

Agus berharap pelaksanaan SPMD di Kabupaten Bandung bisa lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. (Ads)