Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila yang membuka turnamen menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan sportivitas di atas lapangan. Rivalitas dalam sepak bola hanya boleh terjadi selama pertandingan berlangsung. Ketika peluit panjang berbunyi, semua pihak harus kembali menjalin tali silaturahmi.
“Tidak boleh ada dendam. Setiap pertandingan ambil hikmahnya. Momentum apa yang dapat diperjuangkan, berikan apa yang bisa dilakukan untuk kemajuan sepak bola,” ujar Wabup Fajar.
Wabup Fajar memberikan pesan motivasi kepada tim anak-anak Licin United yang diproyeksikan menjadi bibit unggul masa depan sepak bola Sumedang. Ia mengingatkan para pemain muda untuk menjaga kondisi fisik dan mental mereka.
“Potensi-potensi sepak bola Sumedang ada di tangan kalian. Harus bisa mengontrol adalah diri sendiri. Jangan pernah putus asa ketika menelan kekalahan, harus terus semangat,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi, Wabup Fajar membawa kabar baik terkait peningkatan fasilitas olahraga di Desa Licin. Pemerintah daerah berkomitmen untuk membangun fasilitas jogging track serta memperbaiki kualitas rumput lapangan secara bertahap.
“Akhir tahun ini akan dibuat jogging track. Nanti secara bertahap akan perbaiki rumputnya. Mohon doanya dan dukungannya agar lapangan sepak bola ini segera bisa diperbaiki,” jelasnya.
Ia juga berpesan kepada masyarakat dan pihak desa untuk merawat fasilitas tersebut dengan baik setelah selesai dibangun.
“Nanti mohon dijaga dengan baik apabila sudah selesai dibangun jogging track-nya,” katanya.***




