News  

Kabupaten Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional

KAB BANDUNG, Potensinetwork.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional sebagai wujud komitmen dalam melestarikan sekaligus mengembangkan seni qasidah sebagai bagian dari khazanah budaya dan syiar Islam.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pendidikan serta Pelatihan Nasional (Diklatnas) Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (DPP LASQI NJ) di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kamis (30/7/2026) malam.

Bupati yang akrab disapa KDS itu berharap pelaksanaan Rakernas dan Diklatnas yang berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 dapat menghasilkan berbagai keputusan strategis untuk memperkuat eksistensi seni qasidah agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai yang dikandungnya.

Baca Juga:  IKWI Subang Raih Juara Harapan 2 Lomba Video Slide Tumpeng Tingkat Nasional Pada HUT IKWI ke-63

“Seni qasidah merupakan warisan budaya yang telah tumbuh secara turun-temurun. Di Kabupaten Bandung, hampir setiap pesantren memiliki grup qasidah. Ini menjadi potensi besar yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” ujar Kang DS.

Menurutnya, seni qasidah tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga sarana dakwah yang mampu menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi seluruh pihak agar seni qasidah semakin diminati generasi muda dan mampu tampil lebih kreatif serta berdaya saing.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan seni qasidah di Indonesia, KDS menyatakan kesiapan Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional.

Baca Juga:  Bupati Bandung Beri Apresiasi dan Penghargaan Kepada 19 Kontributor Pajak Terbesar 2025

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP LASQI NJ, KH. Jazilul Fawaid mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap perkembangan seni qasidah.

Ia mengungkapkan, salah satu alasan dipilihnya Kabupaten Bandung sebagai lokasi Rakernas dan Diklatnas adalah karena kepedulian kepala daerah terhadap pelestarian seni qasidah.

“Karena Bupati Bandung sangat peduli terhadap perkembangan seni qasidah. Tidak semua kepala daerah memiliki perhatian seperti ini,” ujar Jazilul.

Ia juga menyatakan usulan Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional akan dibahas lebih lanjut dalam forum DPP LASQI NJ.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum DPP LASQI NJ, Cucun Ahmad Syamsurijal yang secara resmi membuka Rakernas dan Diklatnas menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan seni qasidah di tengah pesatnya perkembangan budaya populer.

Baca Juga:  Dandim 0618/Kota Bandung Berganti, Pangdam III/Siliwangi Tekankan Soliditas dan Profesionalisme

“Seni qasidah harus terus kita lestarikan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” katanya.

Rakernas dan Diklatnas DPP LASQI NJ diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan seni qasidah di tingkat nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, jajaran pengurus DPP LASQI NJ, Ketua LASQI NJ Jawa Barat, serta peserta dan pengurus LASQI NJ dari berbagai daerah di Indonesia.(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo)