Daerah  

Sumedang Ujicoba Tanam Bawang Putih

SUMEDANG, Potensinetwork.com – Sumedang memiliki potensi untuk mengembangkan bawang putih. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sumedang melakukan  uji coba penanaman seluas satu hektare di Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan.

Kepala DPKP Sumedang Tono Suhartono mengatakan, proyek percontohan menjadi langkah awal untuk melihat kesesuaian budi daya bawang putih dengan kondisi di Sumedang.

“Kami piloting project satu hektare dulu karena penanaman bawang putih di Sumedang merupakan hal yang baru. Nanti tenaga ahli dilibatkan, biar bisa kontinuitas pengembangan produksinya,” ujar Tono, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga:  Kades Simpangsari  Ingatkan Pengelolaan Sampah yang Terpadu dan Komprehensif.                              

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan bantuan alat mesin pertanian kepada sejumlah kelompok tani oleh Kepala DPKP. Wilayah penanaman berada pada ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut (mdpl), yang masih berada dalam kisaran ketinggian 1.000-1.400 mdpl yang dinilai sesuai untuk pertumbuhan bawang putih.

Kondisi geografis itu menjadi salah satu potensi yang dapat mendukung pengembangan komoditas hortikultura dataran tinggi, termasuk bawang putih. Sejumlah wilayah Sumedang memiliki kawasan dengan ketinggian lebih dari 1.000 mdpl, antara lain Kecamatan Sukasari, Cimanggung, Cibugel, Rancakalong, Pamulihan, Sumedang Selatan, Situraja, Darmaraja dan Wado.

Baca Juga:  Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Sigap Tangani Banjir Rob di Indramayu

Tono mengatakan, potensi hasil budidaya sangat bergantung pada perawatan dengan produktivitas dapat mencapai 15-20 ton per hektare dengan perawatan optimal.

“Kalau perawatannya bagus, prestasinya kita antara 15-20 ton per hektare. Kalau biasa-biasa saja itu kisaran 7-10 ton,” katanya.

Pengembangan bawang putih menjadi tantangan baru bagi petani Sumedang karena komoditas tersebut belum umum dibudidayakan di daerah itu.

“Apabila hasil uji coba menunjukkan hasil yang baik, kami akan mendorong perluasan areal tanam secara bertahap hingga minimal lima hectare,” katanya.

Baca Juga:  Musim Kemarau, Kekurangan Air Bersih Segera Lapor

Ia menambahkan program tersebut dilakukan melalui kolaborasi pemerintah daerah, kelompok tani, TNI dan Polri untuk mendorong pengembangan komoditas pertanian di Sumedang.***