Daerah  

Sumedang Siapkan Rp 1,2 Miliar untuk Subsidi BRT

brt

SUMEDANG, Potensinetwork.com – Pemkab Sumedang menyiapkan anggaran Rp 1,2 miliar lebih untuk subsidi Bandung Rapid Transit (BRT). Alokasi anggaran itu diajukan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir ke DPRD dalam RAPBD Perubahan 2026.

Pengajuan alokasi subsisdi BRT itu menyusul penandatangan Kerja Sama Daerah dengan Daerah Lain (KSDD) terkait penyediaan Public Service Obligation (PSO) untuk layanan BRT Cekungan Bandung Juli lalu di Bandung.

“Sumedang sudah melakukan KSDD terkait penyediaan Public Service Obligation (PSO) untuk layanan BRT Cekungan Bandung. Kami sudah mengalokasinanya dalam RAPBD Perubahan 2026 yang sudah diajukan ke DPRD,” kata Bupati Dony, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga:  PENGUMUMAN PENDAFTARAN PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI BANDUNG TAHUN 2024

Jatinangor sebagai etalase Sumedang dan juga pusat pendidikan tinggi masuk wilayah kerja BRT. Semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan mobilitas perjalanannya. Transportasi publik yang lebih baik, dan juga dengan keterjangkauan oleh Masyarakat.

Pembangunan BRT Cekungan Bandung merupakan bagian dari Indonesia Mass Transit Project (MASTRAN) yang didukung Pemerintah Indonesia, World Bank, dan Agence Française de Développement (AFD). Secara keseluruhan, proyek tersebut mencakup pembangunan 6 depo BRT, 719 halte off-corridor, 34 halte on-corridor, jalur khusus BRT sepanjang 21 kilometer, serta sistem ITS metropolitan. Total nilai pembiayaan proyek mencapai 264 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp3,8 triliun, sedangkan pembangunan infrastruktur BRT di kawasan Cekungan Bandung memiliki nilai investasi sekitar Rp1,3 triliun.

Baca Juga:  Hasil Ubinan BPS, Produktivitas Padi PM-AAS di Plosokerep Capai 10,45 Ton per Hektare

Transportasi publik modern merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi bagian dari upaya membangun kota yang lebih tertata serta ramah lingkungan. Pemerintah Kabupaten Sumedang menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan sistem transportasi massal yang terintegrasi di Bandung Raya. Kehadiran BRT diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan di kawasan metropolitan, termasuk Kabupaten Sumedang.***