BANDUNG BARAT, Potensinetwirk.com – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus berupaya memperkuat kesiapsiagaan dan langkah mitigasi bencana bagi masyarakat , Berkolaborasi dengan BMKG Stasion Geofisika kelas 1 Bandung , Pemkab KBB menghadiri dan mendukung penuh penyelenggaraan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) Kabupaten Bandung Barat 2026 , yang digelar di Imah Roti Lembang , Senin (26/10/26) .
Kabupaten Bandung Barat merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat yang memiliki potensi resiko gempabumi , khususnya dari keberadaan Sesar Lembang yang membentang di utara kawasan Bandung, serta ancaman zona subduksi di wilayah Jawa bagian selatan .
Berdasarkan skenario Peta Tingkat Guncangan (Shakemap Scanario) BMKG untuk Sesar Lembang dengan potensi magnitudo maksimum M7,0 pada kedalaman 30 Km , wilayah Bandung Barat dapat terdampak guncangan mencapai skala Vl – Vlll MMl. Skenario ini dipahami sebagai pijakan perencanaan dan peta mitigasi daerah , bukan sebuah prediksi pasti kapan bencana akan terjadi .
Pengalaman bencana di Jawa Barat seperti gempa Pangandaran (2006) , Tasikmalaya (2009-2017) , Cianjur (2022) , hingga gempa Kertasari Kabupaten Bandung (Sep 2024) . Menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan nyata , secara khusus di Bandung Barat catatan gempa Sesar Lembang magnitudo M3,3 , pada 28 Agustus 2011 silam sempat merusak 384 rumah di Kampung Muril Desa Jambudipa Kecamatan Cisarua.
Guna mengatasi berbagai resiko tersebut Pemkab KBB menyambut baik langkah BMKG yang menyiagakan jaringan pemantauan kegempaan di wilayah Jawa Barat termasuk pemasangan 6 unit temporary seismometer disepanjang jalur Sesar Lembang , serta pengembangan Sistem Peringatan Dini Gempabumi ( Earthquake Early Worning System/EEWS) .
Melalui kegiatan SLG bertema “Pahami Potensi dan Aksi Cepat Hadapi Gempabumi dan Tsunami Menuju Indonesia Emas 2045”. Pemkab KBB melibatkan berbagai unsur daerah mulai dari BPBD , perangkat daerah terkait , PMI , TNI/Polri , Insan Media , hingga relawan kebencanaan . Rangkaian kegiatan meliputi pemahaman potensi resiko , edukasi produk informasi BMKG , hingga pengujian koordinasi kedaruratan melalui Table Top Exercise (TTX) .
Melalui momentum ini Pemerintah kabupaten Bandung Barat berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor , meningkatkan mutu konstruksi bangunan aman gempa , serta mengedukasi masyarakat terkait jalur evakuasi dan mitigasi mandiri .
Pemkab KBB menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang , tidak mudah terprovokasi oleh isu atau hoaks yang tidak jelas sumbernya , serta selalu memperbarui informasi resmi melalui kanal BMKG dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat .
(DISKOMINFOSANTIK KBB)




