KAB.BANDUNG, Potensinetwork.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi penerimaan pajak daerah. Salah satu upaya yang kini dilakukan adalah mematangkan pendataan potensi pajak dengan melibatkan Tim Koordinator Pajak Daerah.
Langkah tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi dan konsolidasi yang dilaksanakan Bapenda Kabupaten Bandung melalui Bidang Pajak I, Jumat, 16 Oktober 2026. Pertemuan ini difokuskan pada penyusunan langkah operasional untuk menggali potensi pajak sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Tatang Kusnawan, melalui Kepala Bidang Pajak I, Sabarudin, menegaskan bahwa pendataan menjadi salah satu instrumen penting dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.
Menurutnya, potensi pajak harus dipetakan secara menyeluruh agar pemerintah daerah memiliki gambaran yang lebih akurat mengenai sumber-sumber penerimaan yang dapat dikembangkan.
“Pendataan pajak daerah harus dilakukan secara terencana, terukur, dan terkoordinasi. Melalui konsolidasi ini, kami berupaya menyusun rencana aksi operasional, memetakan potensi pajak, serta memperjelas pembagian tugas Tim Koordinator Pajak Daerah,” demikian pesan yang disampaikan melalui Sabarudin.
Ia menjelaskan, rapat koordinasi tersebut memiliki sejumlah agenda strategis. Di antaranya menyusun rencana aksi operasional, mengidentifikasi dan memetakan potensi pajak daerah, serta memperjelas tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota tim.
Dengan pembagian tugas yang jelas, proses pendataan di lapangan diharapkan berjalan lebih efektif dan menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Upaya ini juga menjadi bagian dari langkah Bapenda Kabupaten Bandung untuk mengidentifikasi objek dan potensi pajak yang belum tergarap secara maksimal. Dengan demikian, peluang peningkatan penerimaan daerah dapat dioptimalkan tanpa hanya bergantung pada sumber pendapatan yang sudah ada.
Optimalisasi pajak daerah memiliki posisi strategis dalam memperkuat kapasitas fiskal pemerintah Kabupaten Bandung. Sebab, peningkatan PAD akan memperluas kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan, meningkatkan infrastruktur, serta memperbaiki kualitas pelayanan publik.
Karena itu, Bapenda terus mendorong penguatan koordinasi dan sinergi antartim agar seluruh tahapan pendataan hingga tindak lanjut di lapangan dapat berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.
Melalui konsolidasi tersebut, Bapenda Kabupaten Bandung berharap penggalian potensi pajak semakin optimal, kepatuhan wajib pajak meningkat, dan penerimaan daerah terus mengalami penguatan.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal melalui pengelolaan pajak yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel demi mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.*




