Bapenda Kabupaten Bandung Intensifkan Pendataan dan Monitoring Pajak, Bidik Optimalisasi PAD

KAB.BANDUNG, Potensinetwork.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung terus memperkuat upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pendataan dan monitoring pajak daerah secara langsung di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh potensi pajak terdata secara akurat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Melalui Bidang Pajak 1, Bapenda Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan pendataan dan monitoring pajak daerah di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat basis data perpajakan, sekaligus mengidentifikasi potensi penerimaan yang selama ini perlu terus diperbarui dan dioptimalkan.

Baca Juga:  Jalan Alternatif Padalarang - Saguling Rampung Diperbaiki

Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Tatang Kusnawan, melalui Kepala Bidang Pajak 1, Sabarudin, menegaskan bahwa pendataan dan monitoring lapangan memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pajak daerah.

Menurutnya, data perpajakan yang akurat, valid, dan mutakhir menjadi fondasi utama dalam menentukan kebijakan serta langkah optimalisasi penerimaan daerah.

“Pendataan dan monitoring pajak daerah merupakan langkah penting untuk memastikan data wajib pajak maupun potensi pajak daerah tercatat secara akurat, valid, dan terkini. Dengan data yang semakin baik, upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan terukur,” demikian pesan Tatang Kusnawan melalui Sabarudin.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Bentuk Satgas Reaksi Cepat, 1.597 RW Siap-siap Didatangi Wali Kota Satu Per Satu

Selain memperkuat basis data, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui pemantauan langsung, petugas dapat memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi objek pajak dan potensi penerimaan di lapangan. Hasil pendataan ini selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah tindak lanjut dalam meningkatkan pengelolaan pajak daerah.

Bapenda Kabupaten Bandung juga mengapresiasi para wajib pajak yang telah memberikan dukungan dan bekerja sama selama proses pendataan dan monitoring berlangsung.

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan penerimaan pajak. Sebab, kepatuhan wajib pajak tidak hanya berdampak terhadap pendapatan daerah, tetapi juga berkontribusi terhadap kemampuan pemerintah dalam membiayai berbagai program pembangunan.

Baca Juga:  Bupati Dadang Supriatna Dorong ASN Selaraskan Visi Daerah dan Program Nasional di Akhir 2025

Karena itu, Bapenda Kabupaten Bandung terus mendorong terbangunnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan tata kelola perpajakan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Optimalisasi pajak daerah diharapkan mampu memperkuat kapasitas fiskal Kabupaten Bandung sehingga pembiayaan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta program kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.

Melalui pendataan dan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap seluruh potensi pajak daerah dapat tergali secara optimal untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS.*