Beras Cadangan Pangan Sumedang Aman Saat Kemarau ini

SUMEDANG, Potensinetwork.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang menyaluran Beras CPPD atau Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Kepada petani yang terkena dampak penurunan produksi padi akibat fenomena alam  Desa Serang, Jumat (4/9/2026). Saat kemaru ini, sawah kekeringan sehingga tidak bisa ditanam padi juga terjadi gagal panen.

Petani di Desa Serang Cimalaka akibat kemarau ini terkena dampak penurunan produksi padi akibat fenomena alam.

“DPKP menyalurkan bantuan beras CPPD untuk meringankan beban para petani yang terkena dampak kemarau,” kata Kepala DPKP Tono Suhartono saat mentyerahkan bantuan di kantor Desa Serang, Cimalaka.

Baca Juga:  Aep ; Dinas.jangan Diam selamatkan Pendidikan Anak Anak Bangsa

Saat kemarua ini  DPKP Kabupaten Sumedang memastikan stok Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) aman untuk memenuhi kebutuhan bantuan Masyarakat.

“Stok CPPD yang tersedia mencapai sekitar 319 ton, sedangkan penyaluran selama Januari hingga Agustus 2026 tercatat sekitar 36,69 ton. Stok pangan daerah sendiri aman karena kemarin surplus. Sekarang ada di kisaran 319 ton dan sebelumnya sudah tersalurkan hingga Agustus ini 36,69 ton,” katanya.

Ia mengatakan CPPD telah disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak bencana, seperti kekeringan di Kecamatan Jatinunggal dan Tanjungkerta, serta banjir dan dampak pembangunan Tol Cisumdawu di Rancakalong.

Baca Juga:  Bupati Bandung Serahkan BLT Kepada KPM di Desa Tenjolaya

“Beras cadangan pangan pemerintah daerah ini ditujukan juga untuk yang mengalami bencana alam,” kata Tono.

Penyaluran CPPD menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang mengalami dampak bencana sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah. Pemkab Sumedang telah menyiapkan langkah mitigasi menghadapi potensi kekeringan panjang dengan memperbaiki jaringan irigasi yang rusak dan mengembangkan sumber-sumber irigasi baru.***