SOREANG, Potensinetwork.com – Ratusan Ustaz dan ustazah yang menerima insentif Pemkab Bandung melalui BAZNAS Kabupaten Bandung mendapatkan uppgrading, Senin 19 Oktober 2026.
Acara di Pesantren Darul Ma’arif Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, dihadiri Sekda Kabupaten Bandung H. Cahra Amiyana, Asisten Pemkesra M. Usman, Camat Margaasih Joko Mardianto, Kasi PD Pontren Kemenag H. Agus Salman, Kabag Kesra H. Asep Hadian, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung KH. Yusuf Ali Tantowi didampingi Waka 2 dan Waka 4.
Menurut KH. Yusuf, jumlah penerima insentif pada tahun ini sebanyak 1.012 orang yang sebagian besar mengajar di Diniyah takmiliyah maupun masjid.
“Ustaz dan ustazah merupakan mahluk pilihan karena menjadi pewaris nabi untuk menyampaikan risalah Islam. Uppgrading ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun untuk membina ustaz dan ustazah,” katanya.
Para ustaz dan ustazah menerima insentif sebanyak Rp100 ribu per bulan yang bersumber dari APBD Kabupaten Bandung.
“Program ini kebaikan dari Pak Bupati Bandung kepada ustaz dan ustazah yang disalurkan melalui BAZNAS. Selain insentif, mereka juga memperoleh BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan saat kerja maupun meninggal dunia,” katanya.
Sementara H. Agus Salman yang mewakili Kepala Kemenag mengatakan, jangan menilai jumlah insentif apabila ada kebaikan dari orang lain termasuk Bupati Kang DS.
“Buat apa punya mobil jumlahnya banyak dengan membawa masalah karena tidak berkah. Akhirnya segala nikmat tak bisa dinikmati akibat memiliki penyakit,” katanya.
Dia mengimbau agar perbedaan dalam hal-hal kecil seperti furuiyah tak perlu dibesar-besarkan karena tak ada manfaatnya.
“Seperti perbedaan jumlah rakaat shalat tarawih, membaca qunut saat shalat Subuh maupun beda hal kecil lainnya. Lebih baik kita toleransi atas perbedaan faham di masyarakat,” ucapnya.***
.




