Khutbah Jumat, Keutamaan Dzulhijjah

INNALHAMDA Lillahi Nasta’inu Wanastagjfiruhu Wanastainu Wana’udzu Billahi Minsururihi Anfusina Wamin Sayyi-ati A’maalina. Waba’du.

Alhamdulillah, kita tengah berada di awal bulan, bulan di akhir tahun 2022 Hijrah, yaitu Dzulhijjah atau orang-orang menyebutnya bulan Rayagung, bulan raya yang diagungkan oleh seluruh kaum muslimin.

Bulan di mana sebagian umat Islam di seluruh dunia berkumpul melaksanakan rukun iman kelima, yaitu beibadah haji.

Dalam keadaan ini, siapapun ia baik itu pejabat, rakyat atau pun raja akan bersatu mewujudkan kerendahan hati di hadapan Allah swt.

Baca Juga:  Dirjen Pendis Kemenag akan dicairkan Capai Rp142,3 M untuk Guru dan dan pengawas PAI

Walillahi Hijjulbaiti Manistatha’a ilaihi sabiila (Dan Allah telah mewajibkan berhaji bagi siapapun mereka (kaum muslimin) yang telah berlapang perbekalan di perjalanannya).

Selain itu, umat Islam di seluruh pelosok dunia tepat di tanggal sepuluh, melaksanakan shalat sunnah idul adh-ha untuk kemudian memotong unta, sapi atau kambing dalam melaksanakan takarrub prosesi Qurban.

Berjuta pedagang hewan qurban mengeruk keuntungan, berjuta majelis taklim dan mesjid terasa makmur dan hidup tersebab prosesi itu.