News  

Pemkab Bandung Laksanakan Sosialisasi Penerapan Manajemen Resiko

Pada akhirnya, imbuh Dadang Supriatna, semua bisa terkendali.
“Kenapa? Bapenda ini salah satu dinas yang katakan penghasil, jangan sampai memutuskan rencana suatu gambaran pendapatan. Tetapi pada akhirnya tidak tercapai. Ini juga harus diikuti semuanya dan saya meminta bahwa lokasi-lokasi yang perumahan fasos dan fasum ini disesuaikan harga NJOP (nilai jual obyek pajak)-nya karena anggaran APBD masuk ke perumahan-perumahaan. Sehingga didorong untuk melakukan analisa dan kajian,” tutur Bupati Bedas ini.

Menurut Bupati Bandung, ada sejumlah hal dalam rangka pelaksanaan sosialisasi penerapan manajemen risiko, ini semua harus dipahami oleh semua para pegawai Bapenda Kabupaten Bandung.

“Yang pada akhirnya ini meminimalisir persoalan yang akan terjadi,” ujarnya.

Baca Juga:  Wali Kota Launching Program: Cimahi Peduli Ibu

Dadang Supriatna mengungkapkan capaian pajak daerah tahun 2023 sampai 11 Desember 2023 sudah tercapai 85 persen.

“Saya optimis di Rp1,3 triliun bisa tercapai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Erwan Kusuma Hermawan mengatakan bahwa pelaksanaan sosialisasi penerapan manajemen risiko ini menjadi bagian fokus pertama karena manajemen risiko ini menjadi bagian rangkaian SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) yang digaungkan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan).