Daerah  

DLHK Pantau Kualitas Udara Sumedang

SUMEDANG, Potensinetwork.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang melakukan pemantauan kualitas udara di Sumedang.  Tim Pemantauan Kualitas Udara Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan  (P2KL) DLHK melaksanakan pengambilan sampel udara ambien metoda passive sampler.

“Pemantauan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas udara tetap terjaga, sehingga lingkungan yang sehat dan aman dapat terus dirasakan oleh Masyarakat,” kata Kepala DLHK Maman Wasman, Jumat (4/9/2026).

Pemantauan sampel udara semester II dengan memasang membran penyerap selama 14 hari di 4 kawasan strategis, Perkantoran Gedung Negara, kawasan permukiman Jl. Kosera 1, kawasan industri Tomo Food dan kawasan Transportasi Jembatan Timbang UPPKB Tomo, Rabu (2/9/206).

Baca Juga:  11 Calon Walikota Bandung 2024, PILIHAN NETIZEN

“Proses pengukuran kadar polutan di udara dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan manusia dan lingkungan,” katanya.

Menurutnya, pemantauan ini penting untuk melindungi Kesehatan, mencegah gangguan pernapasan akibat udara kotor, peringatan dini memberi tahu warga saat polusi atau kabut asap meningkat berbahaya.

Pengambilan sampel udara ambien dengan metode passive sampler adalah cara memantau kualitas udara yang memanfaatkan proses difusi molekul gas secara alami tanpa menggunakan pompa atau tenaga listrik

Passive sampler merupakan peralatan untuk sampling yang digunakan untuk mengambil sampel dari udara ambien untuk parameter Sulfur Dioksida (SO2) dan Nitrogen Dioksida (NO2). Setelah sampling kemudian passive sampler tersebut dianalisa di laboratorium kualitas udara. Pada pemantauan kualitas udara dengan metode passive sampler, parameter yang diukur adalah SO2 dan NO2 dan dilakukan pada kawasan tertentu yaitu kawasan transportasi, industri, perkantoran, dan pemukiman.***