Hukrim  

Terjadi di Karawang, Nurhayati Melahirkan dan Potong Ari Ari Sendiri di Kontrakan

KARAWANG, Potensinetwork.com –
Peristiwa memilukan terjadi di Dusun Cinangoh Barat 2, RT 03/RW 07, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Seorang ibu bernama Nurhayati dilaporkan melahirkan sendiri tanpa bantuan siapapun di dalam rumah kontrakan.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (28/9) malam tersebut membuat Relawan KDM Mania yang diketuai Kang Peloy bergerak cepat setelah mendapat laporan warga.

Tim relawan langsung meluncur ke lokasi kontrakan dan berkoordinasi dengan Kelurahan Karawang Wetan dan bidan desa.

Lurah Karawang Wetan, Nenti Kurniawati, SE, langsung gerak cepat (gercep) menghubungi jajaran, bidan Puskesmas, RT/RW, Babinsa, serta ambulans desa.

Baca Juga:  Polda Jabar Musnahkan Sabu Senilai Rp 1,43 Triliun, Diselundupkan Melalui Pangandaran

Pengakuan ibu Nurhayati, ia memang benar melahirkan sendiri sekitar pukul 21.00 WIB tanpa dibantu siapapun dan memotong ari-ari sendiri menggunakan gunting. Saat kejadian, suaminya, Ajat, tidak berada di rumah karena sedang mencari nafkah.

Menurut Lurah Nenti, Ibu Nurhayati diketahui tidak memiliki KK maupun KTP.

“Walaupun bukan warga saya, saya akan bantu untuk mendapatkan identitas dan mendaftar calon UHC. Karena selama dia mengontrak di lingkungan kami tidak ada laporan ke RT RW maupun kader Posyandu, sehingga membuat kaget ada kejadian ini di lingkungan kelurahan saya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pengadilan Tinggi Bandung Kabulkan Banding Jaksa Penuntut Umum, Herry Wirawan Akhirnya Divonis Mati

Kang Peloy sendiri mengapresiasi tindakan Lurah Nenti. Meski dalam kondisi kurang sehat, Lurah datang sendiri tanpa diwakilkan hanya untuk memfasilitasi Ibu Nurhayati agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

“Salut untuk Bu Lurah, walaupun lagi kurang sehat beliau datang sendiri,” ujar Kang Peloy.

Dengan kerjasama semua jajaran, akhirnya Ibu Nurhayati berhasil dievakuasi ke Puskesmas Adiarsa dan dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut, dikarenakan sang bayi mengalami kelainan di bibir (bibir sumbing). (Ndank)