Posisi dan martabat tinggi itu diberikan Allah kepada Nabi Idris. Nabi kedua setelah Nabi Adam, karena dakwahnya diterima dengan baik oleh umatnya.
Nabi Idris, dikenal menciptakan beberapa alat parameter yang berguna bagi masyarakat, seperti timbangan dan takaran. Juga menciptakan pena untuk menulis, pakaian yang dijahit sebagai ganti pakaian dari kulit binatang.
Nabi Idris sangat dihormati masyarakat dan semua perintahnya dipatuhi. Sedangkan di akhirat, karena ketaatannya kepada Allah, Idris ditempatkan di surga paling tinggi dan mulia bersama para Nabi, para siddiqin (yaitu orang-orang yang melaksanakan tugas dan kewajibannya secara benar), para syuhada dan orang-orang soleh lainnya.
Menurut Imam Imâduddin Abul-Fida Isma’îl Ibn Kathîr Ad-Damishqi, Nabi Idris adalah orang pertama yang dikirim sebagai Nabi setelah Adam dan Seth.
Dia adalah orang pertama yang menulis dengan pena, ahli astronomi dan banyak menghasilkan kalimat bijak.
Idris lahir saat Adam masih hidup 318 tahun lagi. Tidak banyak cerita yang bisa digali mengenai sosoknya itu.
Nabi Idris as lahir di Mesir, tapi ada versi lain yang mengatakan ia lahir di Babilonia dan pindah ke Mesir. Pada masanya telah dibangun 188 kota dan kota Ruha adalah kota yang terkecil.






