KOTA BANDUNG, POTENSINETWORK.COM – Majelis Taklim Imam Husain AS Kota Bandung menggelar acara Menghidupkan Malam Asyura sebagai bentuk penghormatan dan penghayatan terhadap peristiwa bersejarah yang menjadi bagian penting dalam perjalanan umat Islam. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Ustad Heri Kurnia dan diikuti oleh jamaah dengan penuh kekhusyukan, di Bandung belum lama ini.
Acara diawali dengan pembacaan salawat kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga sucinya sebagai ungkapan cinta dan penghormatan kepada Rasulullah SAW serta Ahlulbait.
Dalam tausiyahnya, Ustad Heri Kurnia menekankan pentingnya menghidupkan malam-malam duka pada bulan Asyura sebagai implementasi Mawadatan fil Qurba, yaitu kecintaan kepada keluarga Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, peringatan Malam Asyura tidak hanya bertujuan mengenang tragedi sejarah, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai perjuangan, keadilan, dan kebenaran.
“Imam Husain AS telah memberikan teladan agung tentang keberanian dan keteguhan dalam melawan kezaliman. Umat Islam perlu meneladani perjuangan beliau dalam menghadapi segala bentuk ketidakadilan dan kezaliman, sekecil apa pun itu, demi tegaknya nilai-nilai kemanusiaan dan kebenaran,” ujar Ustad Heri Kurnia dalam tausiyahnya.
Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung penuh penghayatan. Para jamaah mengikuti rangkaian acara dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Imam Husain AS dan para syuhada Karbala.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan Doa Ziarah Imam Husain AS sebagai ungkapan cinta, penghormatan, serta komitmen untuk meneladani nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan Imam Husain AS dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui peringatan Malam Asyura ini, Majelis Taklim Imam Husain AS Kota Bandung berharap dapat memperkuat kecintaan umat kepada Ahlulbait Nabi Muhammad SAW sekaligus menumbuhkan semangat untuk menegakkan keadilan, persaudaraan, kemanusiaan, dan perlawanan terhadap segala bentuk kezaliman. (Aprianto)










