Hj. Emma Dety Dadang Supriatna: Kita Fokus Penanganan Stunting

POTENSINETWORK.COM – Jajaran TP PKK Kabupaten Bandung menerima kunjungan kerja TP PKK Kota Mataram di Gedung Oryza Sativa Soreang Kab. Bandung, Rabu (9/11/22). Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Kota Mataram yang sudah menjadikan Kab. Bandung sebagai tujuan kunjungan kerjanya.

Dalam sambutannya, Emma Dety menyampaikan sejumlah program dan kegiatan yang dilaksanakan TP PKK Kab. Bandung. “kegiatan TP PKK Kab. Bandung.

“Kepengurusan TP PKK cukup gemuk, baik yang ada di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa dan kelurahan,” kata Emma Detty.

Di hadapan TP PKK Kota Mataram, Emma Dety menyebutkan sudah banyak kegiatan TP PKK Kab. Bandung yang berkaitan dengan 10 program pokok PKK. Selain melaksanakan bimtek dengan melibatkan kader PKK yang tersebar di 270 desa dan 10 kelurahan.

Baca Juga:  4 Indikator Kinerja Utama Inspektorat Kota Bandung tahun 2023 Mencapai Target

“Kita juga turut melakukan pembinaan kepada masyarakat berkaitan dengan stunting. Di Kabupaten Bandung masih ada angka stunting sebagai imbas dari pandemi Covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, untuk penanggulangan dan pencegahan stunting, Pemkab Bandung melalui Dinas Pertanian melaksanakan program Gekssor (Gerakan Konsumsi Sayuran, Susu dan Telur). Program tersebut untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya mengkonsumsi makanan sehat dan berimbang untuk kesehatan.

“Mulai dari pemberian makanan olahan sayuran, susu dan telur. Dengan adanya program Gekssor diharapkan dapat mencegah stunting, selain mencegah anak-anak yang mengarah pada kondisi stunting. Kita fokus pada penanganan stunting,” katanya.

Baca Juga:  Udealnya 40 Daerah, Jabar Kembali Usulkan Tiga Calon CDPOB

Ditambahkan Emma Detty, program kerja TP PKK Kabupaten Bandung. Di antaranya melaksanakan lomba PKK, untuk membangun kekompakan dan kerjasama di antara kader PKK dan pengajian rutin dengan melibatkan masing-masing dapil yang dilaksanakan di mesjid di lingkungan rumah dinas Bupati Bandung. “Pengajian rutin itu dihadiri 40-50 kader PKK,” ucapnya.

Emma Dety juga mengungkapkan terkait dengan pelaksanaan lomba bazzar online. Hal itu untuk menumbuhkan kreativitas, berkreasi, supaya masyarakat tertarik dengan produk yang dihasilkan oleh para kader PKK tersebut. “Disamping itu melaksanakan lomba cipta menu, dan pembinaan rumah sehat kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Bandung tak tahu Raperda Ditolak, Ada Persyaratan yang Harus Dilengkapi

Lebih lanjut Emma Dety juga turut mengungkapkan kader PKK di setiap desa akan mendapatkan insentif untuk masing-masing 20 orang per desa. “Tak terlalu besar, tapi ada,” jelasnya.

Untuk menumbuhkan masyarakat sehat, Emma Dety memapakan tentang program edukasi kepada masyarakat tentang pemahaman makan ikan.

“Tak hanya anak anak, gemar makan ikan harus dilaksanakan oleh semua kalangan. Kita punya PIM (Pasar Ikan Modern). Di kita, makan ikan masih minim, lebih dominan makan telur dan ikan,” pungkasnya. (Fendy)